Dalam beberapa hari ini saya mengikuti pertemuan nasional T-Som yang pertama dengan tema Bandung Friendship yang berlangsung pada tanggal 07 – 09 April 2024. Dalam pertemuan nasional itu saya melakukan banyak sekali kegiatan. Dari banyaknya kegiatan ada satu kegiatan yang sangat berharga bagi saya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan pada hari ke-3 atau tepatnya pada hari terakhir pada hari itu kami melakukan misa pagi lalu dilanjutkan dengan sarapan lalu bagian yang paling membuat saya sedih adalah sayonara, karena saya merasa bahwa berpisah itu sangat menyedihkan apalagi harus berpisah dari teman-teman yang sudah saling mengenal dan menerima saya apa adanya. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa, saya harus selalu siap keluar dari zona aman dan juga saya harus rela melepas sesuatu yang berharga. Saya belajar juga untuk mandiri dan tidak bergantung pada orang lain dan harus mampu bertanggung jawab atas pilihan yang telah saya pilih. Sebelum saya mengikuti T-SoM saya itu agak malas atau takut untuk pergi jauh dari orang tua dan saya merasa bahwa mengikuti kegiatan seperti ini melelahkan dan membuang-buang waktu, dan juga saya belajar untuk menjauh dari gadget saya.
Kegiatan ini juga membuat saya lebih terbuka kepada sesama karena saya adalah orang yang agak susah untuk berteman.
Saya merasa Tuhan menitipkan suatu pesan kepada saya melalui kegiatan ini, bahwa saya harus bersiap untuk melayani-Nya dengan lebih serius. Setelah melalui kegiatan ini saya berjanji untuk bisa lebih terbuka kepada sesama untuk berteman dan juga lebih mandiri.
Doa:
Semoga Allah menjaga kami semua agar tetap sehat dan membantu saya untuk mendapat perubahan dalam diri saya. Amin.
Quote :
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan